5 Kabupaten di Jambi Berstatus Rawan Karhutla Hingga Pertengahan Oktober

- Penulis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih membayangi wilayah Provinsi Jambi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi mengimbau masyarakat serta pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya di kawasan yang memiliki persebaran lahan gambut.

​Prakirawan BMKG Jambi, Jaya Martuah Sinaga, mengungkapkan ada lima kabupaten yang menjadi fokus perhatian utama karena masih berpotensi tinggi terjadi Karhutla hingga pertengahan Oktober.

​”Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi, Sarolangun, Tebo, hingga Kabupaten Batanghari,” ujar Jaya Martuah Sinaga.

​Kondisi tanah yang kering di wilayah-wilayah tersebut diperkirakan masih berpotensi memicu munculnya titik panas (hotspot). Di saat yang sama, tim Satgas Gabungan di lapangan masih terus berjibaku melakukan pemadaman serta pendinginan di sejumlah titik kawasan lahan yang terbakar guna mencegah meluasnya kobaran api.

​Kualitas Udara Sempat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

​Dampak dari Karhutla dan kabut asap ini juga mulai memengaruhi kondisi udara dan pandangan di Jambi. BMKG mencatat jarak pandang (visibility) pada pagi hari berkisar antara 1.000 hingga 3.000 meter akibat tertutup kabut asap. Namun, seiring terik matahari pada siang hari, jarak pandang membaik menjadi 3.000 hingga 5.000 meter sehingga aktivitas penerbangan di bandara masih tergolong aman.

​Meski penerbangan berjalan lancar, kualitas udara di Jambi menjadi perhatian serius. Dalam kurun waktu lima hari terakhir, tingkat kualitas udara terpantau berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.

​Awal Musim Hujan Diprediksi Akhir Oktober

​Pihak BMKG memprakirakan Provinsi Jambi baru akan memasuki awal musim hujan pada akhir Oktober. Turunnya hujan nantinya diharapkan dapat meningkatkan kelembapan tanah dan kawasan lahan gambut secara signifikan.

Baca Juga:  4 Rumah Papan di Tanjung Raden Terbakar, Api diduga Dari Kebocoran Regulator Tabung Gas

​Dengan meningkatnya kelembapan tanah, risiko munculnya bencana Karhutla serta ancaman kabut asap diharapkan dapat ditekan secara optimal. (**) 

Follow WhatsApp Channel selarasjambi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 042/Gapu Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda KE-98, Gaungkan Pemuda Patriotik, Gigih, dan Berempati
Kapolda Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Semangat Patriotisme
Ruko Manisan 3 Lantai di Jambi Timur Terbakar, Seorang Remaja Tewas Terjebak
Kapolda Jambi Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla, Dorong Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan
Polda Jambi Dorong Ketahanan Pangan melalui Benih Jagung SAS
Polda Jambi Bersama Tim Gabungan Pantau Karhutla di TNBS, 5,5 Hektare Kawasan Hutan Masih dalam Penanganan
Gubernur Jambi, Danrem 042/Gapu, dan Wakapolda Jambi Tinjau Lokasi Karhutla dan Tambah Personel Satgas di Desa Labuhan Pring
Ratusan Personil Manggala AGNI Pertebal Pasukan, Gempur Karhutla di Tahura OKH dan TN Berbak & Sembilang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Danrem 042/Gapu Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda KE-98, Gaungkan Pemuda Patriotik, Gigih, dan Berempati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Kapolda Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Semangat Patriotisme

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:36 WIB

Ruko Manisan 3 Lantai di Jambi Timur Terbakar, Seorang Remaja Tewas Terjebak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Kapolda Jambi Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla, Dorong Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Polda Jambi Dorong Ketahanan Pangan melalui Benih Jagung SAS

Berita Terbaru