JAMBI – Menghadapi musim kemarau panjang yang memicu kekeringan serta penurunan kualitas udara akibat asap, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama jajaran Forkopimda, TNI/Polri, ASN, dan masyarakat menggelar Salat Sunnah Istisqa secara berjemaah di lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Pada Kamis Pagi (10/09).
Kegiatan ibadah ini dilakukan sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa berkah dan rahmat bagi wilayah Kota Jambi. Selain memohon doa, jemaah diimbau untuk memperbanyak istigfar, sedekah, serta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat aliran sungai dan saluran air.

Dalam keterangannya usai pelaksanaan salat, Walikota Jambi Maulana menyampaikan sejumlah dampak serius dari kemarau panjang yang terus dipantau, Peningkatan Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) terpantau terus meningkat seiring tingginya kadar polusi dan kabut asap
‘ krisis Air bersih terjadi akibat kemarau panjang, permukaan air sumur warga serta surutnya debit Sungai Batanghari menyebabkan tingkat kekeruhan air meningkat. Untuk mengatasi hal ini, Pemkot Jambi bekerja sama dengan PDAM, TNI, dan PMI mendistribusikan sedikitnya 35 tangki air bersih setiap hari ke wilayah terdampak, khususnya kawasan yang belum terjangkau jaringan PDAM, ” Ujar Maulana
Selain berdampak Pada kekeringan, Dampak Kabut Asap yang melanda Kota jambi Maulana menambahkan juga terjadinya dampak Ekonomi
“Gangguan jadwal penerbangan akibat kabut asap turut memicu penurunan aktivitas ekonomi, terutama pada sektor UMKM, pusat perbelanjaan, dan usaha kuliner, ” Terangnya.
Pemerintah kota Jambi telah mengambil kebijakan untuk mengurangi Dampak Asap terutama bagi pelajar, salah satunya meniadakan pembalajaran Tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh atau Daring.
“Pemkot Jambi terus memantau indeks kualitas udara (ISPU) secara berkala. Kebijakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan secara fleksibel dan dievaluasi berkala per tiga hari guna menjamin keselamatan dan kesehatan anak-anak sekolah. ” Ujar Maulana.
Pemerintah berharap melalui sinergi penanganan di lapangan serta doa bersama seluruh lapisan masyarakat, musibah kekeringan dan kabut asap di Kota Jambi ini dapat segera teratasi.(**)







