Dampak Kemarau Puluhan Ribu Ikan Nila di Desa Aro Batanghari Mati Massal, Petani Rugi Ratusan Juta

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 11:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​Jambi — Puluhan Ribu ekor ikan nila milik petani keramba jaring apung di Desa Aro, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi mendadak mati secara massal. Fenomena ini diduga kuat terjadi akibat penyusutan debit air Sungai Batanghari setelah wilayah tersebut dilanda musim kemarau selama beberapa bulan terakhir.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, bangkai ikan nila memenuhi wadah-wadah keramba milik warga. Kondisi yang berlangsung selama sepekan terakhir ini memaksa para pembudi daya menanggung kerugian hingga puluhan juta rupiah.

​Kepala Desa Aro, Rusli, yang juga merupakan salah satu pemilik keramba terdampar, mengungkapkan bahwa ada sekitar 15 unit keramba di kawasan tersebut yang terkena dampak. Empat di antaranya adalah milik Rusli sendiri.

​”Kalau keramba saya masing-masing berisi 15 ribu ikan. Dari empat keramba milik saya, semuanya mati total,” ujar Rusli kepada awak media.

​Akibat kejadian ini, Rusli memperkirakan kerugian materiil yang dialaminya mencapai lebih dari Rp50 juta rupiah.

​Guna meminimalisasi potensi kerugian yang lebih besar, sejumlah petani terpaksa melakukan panen dini. Meski belum memasuki usia panen yang ideal, langkah ini diambil karena kekhawatiran akan kematian ikan yang berlanjut seiring belum membaiknya kondisi debit air sungai.

​Desa Aro sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi ikan keramba jaring apung terbesar di Kabupaten Batang Hari. Para petani khawatir, jika kondisi ini terus berlarut-larut, dampak kerugian tidak hanya memukul perekonomian warga lokal tetapi juga mengganggu pasokan dan produksi ikan keramba di daerah tersebut.

​Saat ini, para petani berharap Pemerintah Kabupaten Batang Hari segera turun tangan memberikan bantuan serta mencari solusi konkret untuk mengatasi krisis air yang menimpa pembudi daya ikan di aliran Sungai Batanghari.(Ilham) 

Baca Juga:  Dampak Kabut Asap Karhutla, Pemkot Jambi Kembali Perpanjang PJJ 

Follow WhatsApp Channel selarasjambi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem 042/Gapu Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda KE-98, Gaungkan Pemuda Patriotik, Gigih, dan Berempati
Kapolda Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Semangat Patriotisme
Ruko Manisan 3 Lantai di Jambi Timur Terbakar, Seorang Remaja Tewas Terjebak
Kapolda Jambi Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla, Dorong Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan
Polda Jambi Dorong Ketahanan Pangan melalui Benih Jagung SAS
Polda Jambi Bersama Tim Gabungan Pantau Karhutla di TNBS, 5,5 Hektare Kawasan Hutan Masih dalam Penanganan
Gubernur Jambi, Danrem 042/Gapu, dan Wakapolda Jambi Tinjau Lokasi Karhutla dan Tambah Personel Satgas di Desa Labuhan Pring
Ratusan Personil Manggala AGNI Pertebal Pasukan, Gempur Karhutla di Tahura OKH dan TN Berbak & Sembilang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Danrem 042/Gapu Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda KE-98, Gaungkan Pemuda Patriotik, Gigih, dan Berempati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Kapolda Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Semangat Patriotisme

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:36 WIB

Ruko Manisan 3 Lantai di Jambi Timur Terbakar, Seorang Remaja Tewas Terjebak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Kapolda Jambi Tegaskan Sinergi Lintas Sektor Tangani Karhutla, Dorong Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Polda Jambi Dorong Ketahanan Pangan melalui Benih Jagung SAS

Berita Terbaru