KOTA JAMBI — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kota Jambi pada Senin (21/9/2026) sore. Kobaran api yang membakar lahan di kawasan RT 05 Kelurahan Tanjung Johor, Kecamatan Pelayangan, sempat membuat warga panik lantaran posisinya yang kian mendekati permukiman penduduk.
Menerima laporan dari warga, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, TNI, Polri, serta BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan menghalau rambatan api.
Kadis Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menyampaikan bahwa sebanyak 8 unit armada pemadam kebakaran bersama 20 personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Armada tersebut meliputi unit dari Sektor Jambi Timur, Jambi Selatan, serta Mako Damkar.
”Situasi saat itu lahan yang terbakar sudah mendekati salah satu rumah warga. Kami langsung berkoordinasi dengan Polsek Pelayangan dan pihak kecamatan untuk menerjunkan personel serta armada guna mengantisipasi penyebaran api,” ujar Mustari.
Proses pemadaman lahan seluas kurang lebih setengah hektar tersebut sempat menghadapi hambatan akibat terbatasnya jangkauan selang petugas menuju titik api utama. Meski demikian, setelah berjibaku selama hampir dua jam, tim gabungan akhirnya berhasil melokalisir api.
”Luas lahan yang terbakar kurang lebih setengah hektar. Beruntung vegetasi cepat padam dan tidak ada angin kencang sehingga api tidak menyebar ke area lain,” jelas Mustari.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan warga dalam insiden ini. Setelah api berhasil dikuasai, petugas tetap melanjutkan pembasahan dan pendinginan di sekitar lokasi untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Mengantisipasi kejadian serupa di musim kering, Damkartan Kota Jambi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga dilarang keras membuang puntung rokok sembarangan, meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan, maupun membuka lahan dengan cara dibakar karena ada sanksi pidana yang mengancam. (**)







