TANJUNG JABUNG TIMUR – Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, terus digencarkan. Memasuki hari ke-14 penanganan, tim gabungan kini memfokuskan operasi pemadaman di sektor Teluk Dawan untuk memutus perambatan kepala api.
Tim gabungan dari Manggala Agni Daops Bukit Tempurung dan Manggala Agni Daops Kota Jambi dikerahkan secara bergiliran ke lokasi guna menaklukkan kobaran api yang membakar lahan gambut tersebut.
Setelah sembilan hari pertama berfokus pada pemadaman di sektor Parit Culum 1, pergerakan personel kini digeser ke wilayah Teluk Dawan. Taktik pengepungan kepala api yang masih membara ini diambil agar pergerakan api tidak makin meluas dan membakar vegetasi baru.
Penanganan di lapangan dilakukan secara bergotong royong. Selain personel Manggala Agni, puluhan petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga tim Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dari sejumlah perusahaan swasta turut diterjunkan dengan bantuan alat berat.
Anggota Manggala Agni Daops Kota Jambi, M. Filalba, dari lokasi pemadaman mengonfirmasi bahwa penanganan darat terus dioptimalkan secara sinergis bersama seluruh pemangku kepentingan.
”Kendati demikian, petugas di lapangan menghadapi tantangan berat akibat tiupan angin kencang dan tebalnya vegetasi khas lahan gambut yang memicu api cepat merambat dan sulit dipadamkan dari bawah, “Jelasnya, Selasa (29/09).
Untuk memaksimalkan pemadaman darat, helikopter water bombing juga dikerahkan melakukan pemadaman dari udara.
Hingga saat ini, total luasan lahan yang terbakar di kawasan HLG Londerang diperkirakan telah mencapai ratusan hektare. Pihak Dinas Kehutanan Provinsi Jambi masih
“terus melakukan pendataan serta pemetaan mendalam guna menghitung pasti total luasan area yang terdampak akibat bencana karhutla ini, ” Tukasnya. (**)







