JAMBI — Kebakaran lahan terjadi di wilayah Kota Jambi. Semak belukar dan Lahan rotan seluas kurang lebih 1,5 hektar yang berada di Jalan Lintas Timur, RT 11 Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, ludes terbakar pada Selasa sore (06/10/2026).
Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas layanan Call Center 112 dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi pada pukul 17.33 WIB dari Lurah Penyengat Rendah, Haikal.
Menanggapi laporan tersebut, tim Damkartan langsung menuju lokasi dengan response time 15 menit dan tiba di titik kejadian pada pukul 17.43 WIB.
Kadis Damkartan Kota Jambi Mustari Affandi memimpin langsung operasi pemadaman di lapangan dengan didampingi jajaran pejabat Damkartan, Camat Telanaipura, Kapolsek Telanaipura, Kapolsek Danau Teluk, serta personel TNI-Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) serta masyarakat Setempat.
”Kebakaran terjadi di lahan rotan seluas kurang lebih 1,5 hektar yang berada tepat di tepi Jalan Lintas Sumatra. Karena lokasinya berada di jalur utama lalu lintas angkutan dan berdekatan dengan tiang listrik PLN serta ruko warga, kami langsung melakukan pemblokiran area agar api tidak menyebar,” ujar Kadis Damkartan Kota Jambi di lokasi kejadian.


Kerahkan 10 Armada dan 64 Ribu Liter Air
Untuk menaklukkan kobaran api kata Mustari, Damkartan Kota Jambi mengerahkan sebanyak 40 personel gabungan dari Pleton 3 Mako, Posyankar Jamkose, dan Posyankar Alam Barajo. Selain itu, sebanyak 10 unit armada tempur dan suplai air dikerahkan ke lokasi.
”Proses pemadaman berlangsung sekitar 3 jam dengan menghabiskan air sebanyak 64.000 liter. Petugas sempat mengalami kendala akibat medan lahan rotan yang dipenuhi duri tajam serta jangkauan selang air yang terbatas untuk menembus titik api di bagian tengah lahan, “Ujarnya kepada awak media.
Meski demikian, pemadaman yang berfokus pada penyiraman sekeliling area (blocking area) berhasil menghentikan perambatan api hingga akhirnya padam total pada pukul 20.32 WIB.
Diduga Akibat Puntung Rokok Pemancing
Mengenai penyebab kebakaran Lanjut Mustari, pihak Damkartan menduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Pasalnya, terdapat kolam atau palung di radius sekitar 500 meter dari lokasi yang kerap dimanfaatkan warga untuk memancing.
”Dugaan sementara, ada warga yang memancing sambil merokok lalu membuang puntung rokok sembarangan di lahan kering ini. Kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian, kecamatan, dan kelurahan untuk memantau area ini,” Tegas Mustari
Damkartan Kota Jambi mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kering dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah tanpa pengawasan, serta tidak sengaja membuka lahan dengan cara dibakar.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian bangunan dalam peristiwa ini. Seluruh tim penanganan telah kembali ke posko dalam keadaan aman. (Dar)







