JAKARTA – Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall akan segera berlangsung pada 19–20 September 2026 di Tunjungan Plaza Convention Hall, Surabaya. Sebanyak 12 tim terbaik dari Thailand, Indonesia, dan Vietnam akan bertanding untuk memperebutkan gelar juara Asia Tenggara serta delapan tiket menuju FFWS Global Finals 2026 di Bangkok, Thailand.
Indonesia akan diwakili oleh RRQ Kazu, ONIC, Bigetron by Vitality, dan MBR Omega. Keempat tim tersebut telah melewati persaingan selama empat pekan Knockout Stage dengan performa dan cerita yang berbeda-beda sebelum mengamankan tempat di Grand Finals.

Empat Wakil Indonesia dengan Misi Berbeda
Setelah melewati empat pekan Knockout Stage, RRQ Kazu menjadi wakil Indonesia dengan catatan eliminations dan damage tertinggi, masing-masing 505 eliminations dan 352.907 damage. Performa tersebut memperkuat reputasi RRQ Kazu sebagai tim Indonesia yang selalu konsisten dan tangguh di berbagai turnamen internasional. Namun, setelah berulang kali tampil di panggung tertinggi mereka masih belum keluar dengan gelar. RRQ Kazu kini membawa misi untuk mengakhiri penantian dan merebut trofi regional pertamanya.
Datang sebagai tim debutan, MBR Omega menjadi wakil Indonesia dengan catatan eliminations dan damage terbaik kedua, yaitu 329 eliminations dan 233.357 damage. Setelah menjuarai turnamen nasional, MBR Omega berhasil menunjukkan bahwa tim promosi juga mampu bersaing di level Asia Tenggara. Kini, mereka akan berusaha melanjutkan kejutan tersebut dengan merebut gelar juara atau mengamankan tiket menuju FFWS Global Finals 2026.
Sementara itu, ONIC mencatatkan 307 eliminations dan 231.741 damage. Performa tersebut hadir setelah ONIC melakukan perombakan signifikan dalam susunan pemain, termasuk mendatangkan sniper asal Thailand, Rattapoom Sunthalunai. Sebagai juara FFWS SEA 2025 Spring, ONIC akan kembali menguji kekuatan roster barunya untuk merebut gelar juara Asia Tenggara.
Bigetron by Vitality melengkapi catatan wakil Indonesia dengan 299 eliminations dan 193.780 damage. Dikenal memiliki kemampuan membaca META dan termasuk salah satu tim yang lebih awal mengadopsi sistem double sniper di Asia Tenggara, Bigetron akan berusaha membuktikan bahwa kekuatan mereka juga mampu diterjemahkan menjadi gelar juara regional. Grand Finals kali ini menjadi kesempatan bagi Bigetron untuk mencatatkan pencapaian tertinggi di level Asia Tenggara.
Menantikan Duel dengan Juara Dunia dan Juara Bertahan
Surabaya akan kembali menjadi saksi pertarungan tim-tim terbaik Asia Tenggara dalam Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall. Setelah menjadi tuan rumah FFWS SEA 2024 Fall, kota ini kembali menyambut 12 tim yang akan bersaing memperebutkan gelar juara regional serta tiket menuju FFWS Global Finals 2026. Berikut adalah daftar tim yang akan bertanding di Grand Finals:
|
Indonesia:
|
Thailand:
|
Vietnam:
|
Dari 12 tim tersebut, Buriram United Esports dan Secret WAG menjadi dua tim yang patut mendapat perhatian lebih. Buriram datang sebagai juara FFWS SEA 2024 Fall di Surabaya dan FFWS Global Finals 2025 di Jakarta. Kembali bertanding di Surabaya, mereka berpeluang mengulang kesuksesan di kota yang sama. Sementara itu, Secret WAG hadir sebagai juara bertahan setelah memenangkan FFWS SEA 2026 Spring. (**)







