JAMBI — Bencana kabut asap yang melanda Provinsi Jambi kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha, Jambi, pada Jumat (2/10/2026). Hingga pukul 15.00 WIB, jarak pandang (visibility) yang tertekan di bawah batas aman memaksa sejumlah maskapai melakukan pengalihan penerbangan (divert), kembali ke bandara asal (return to base/RTB), hingga menunda keberangkatan.
General Manager PT. Angkasa pura Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun menjelaskan, Sejak pagi hari, jarak pandang di area landasan pacu Fluktuatif pada kisaran 1.000 hingga 1.900 meter:
- 06.00 WIB: 1.000 meter
- 07.00 WIB: 1.800 meter
- 08.00 WIB: 1.300 meter
- 09.00 WIB: 1.500 meter
- 10.00 WIB: 1.100 meter
- 11.00 WIB: 1.800 meter
- 12.00 WIB: 1.900 meter
- 13.00 WIB: 1.600 meter
- 14.00 – 15.00 WIB: 1.500 meter
“Meski diterpa kabut tebal, dua penerbangan Remain Over Night (RON) atau pesawat yang menginap di Bandara Sultan Thaha berhasil lepas landas pada pagi hari. Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta berangkat pukul 06.00 WIB saat visibility 1.000 meter, disusul Super Air Jet IU 377 tujuan Yogyakarta (YIA) pada pukul 09.40 WIB saat jarak pandang membaik ke 1.500 meter, “Jelas Ardon.
Namun, memasuki siang hingga sore hari, memburuknya cuaca mulai berdampak signifikan pada operasional penerbangan kedatangan dan keberangkatan.
Daftar Penerbangan Terdampak (Hingga Pukul 15.00 WIB)
Kedatangan (Arrival):
- Citilink QG 960 (Jakarta – Jambi, estimasi tiba 13.20 WIB) — Diverted (Dialihkan ke Bandara SMB II Palembang).
- Garuda Indonesia GA 126 (Jakarta – Jambi, estimasi tiba 14.05 WIB) — RTB (Kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta).
- Garuda Indonesia GA 128 (Jakarta – Jambi, estimasi tiba 14.10 WIB) — RTB (Kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta).
- Batik Air ID 6804 (Jakarta – Jambi, estimasi tiba 15.10 WIB) — Holding (Berputar-putar menanti ruang aman di udara Jambi).
- Super Air Jet IU 840 (Jakarta – Jambi, estimasi tiba 15.10 WIB) — Holding (Berputar-putar menanti ruang aman di udara Jambi).
Keberangkatan (Departure):
- Batik Air ID 6805 (Jambi – Jakarta) — Delayed (Ditunda)
- Citilink QG 961 (Jambi – Jakarta) — Delayed (Ditunda)
- Garuda Indonesia GA 126 (Jambi – Jakarta) — Delayed (Ditunda)
- Garuda Indonesia GA 128 (Jambi – Jakarta) — Delayed (Ditunda)
Komitmen Pelayanan Penumpang
Pihak manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Thaha menyatakan telah berkoordinasi erat dengan pihak maskapai dan instansi terkait untuk memastikan penanganan penumpang terdampak di terminal keberangkatan berjalan baik.
”Tim operasional terus memantau pergerakan cuaca dan rutin memperbarui informasi jadwal penerbangan yang terdampak kabut asap. Kami juga terus bersinergi dengan seluruh stakeholder agar pelayanan kepada penumpang tetap optimal,” tulis pernyataan resmi manajemen Bandara Sultan Thaha.
Para calon penumpang mengimbau untuk terus memantau status jadwal penerbangan melalui kanal resmi masing-masing maskapai atau menghubungi Contact Center Injourney Airports di nomor 172. Pihak bandara berharap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Jambi dapat segera diatasi agar operasional penerbangan kembali normal.(**)







