Karantina Jambi Dorong Kampung Pangan Terpadu, Salurkan 30.000 Benih Nila hingga Kacang Koro

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAMBI – Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Pemerintah Provinsi Jambi dan sejumlah pemangku kepentingan mengembangkan Kampung Pangan Terpadu di Kelurahan Buluran Kenali, Kota Jambi, Rabu (7/10).

Pengembangan kawasan tersebut ditandai dengan pencanangan agrowisata tanaman kacang koro serta penyerahan 50 kilogram benih kacang koro, 30.000 ekor benih ikan nila, dan 360 bibit pohon.

Program tersebut diarahkan untuk mengembangkan potensi pangan lokal sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

Sekretaris Utama Badan Karantina Indonesia Shahandra Hanitiyo mengatakan, Kampung Pangan Terpadu tidak hanya ditujukan sebagai kawasan produksi, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pengembangan inovasi pangan.

“Hari ini kita tidak hanya mencanangkan sebuah kawasan, tetapi juga mencanangkan sebuah harapan untuk memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan potensi daerah, dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Shahandra.

Benih ikan nila dalam kegiatan tersebut diperoleh melalui kerja sama dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam. Sementara bibit pohon didukung Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Batanghari.

Seluruh bantuan telah melalui pemeriksaan dan pengujian laboratorium karantina serta dinyatakan bebas dari hama dan penyakit ikan maupun tumbuhan sehingga dapat dikembangkan di kawasan tersebut.

Shahandra mengatakan, konsep Kampung Pangan Terpadu menggabungkan berbagai unsur dalam satu kawasan, mulai dari tanaman, ikan, ternak, lingkungan, hingga keterlibatan masyarakat.

“Kami berharap kawasan ini dapat menjadi ruang produksi sekaligus edukasi dan inovasi pangan bagi masyarakat dan generasi muda,” katanya.

Pengembangan kacang koro menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan komoditas pangan lokal.

Barantin juga menggandeng Pemerintah Provinsi Jambi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), PAPTAKI, kelompok tani, serta sejumlah pihak lain untuk mengembangkan kawasan tersebut secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Jaga Produksi Migas, PHR Perkuat Penyangga Ketahanan Energi Nasional

Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi kolaborasi lintas sektor tersebut dan berharap kawasan pangan terpadu dapat mengoptimalkan potensi lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dukungan serupa disampaikan HKTI Jambi dan PAPTAKI, terutama dalam mendorong pengembangan kacang koro sebagai salah satu alternatif komoditas pangan lokal.

Pencanangan kawasan tersebut ditutup dengan penanaman bersama sebagai simbol komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Hari Karantina Indonesia ke-149 dan HUT ke-3 Badan Karantina Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, Barantin mendorong agar fungsi perlindungan sumber daya hayati berjalan beriringan dengan pengembangan potensi ekonomi daerah.

Kampung Pangan Terpadu diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga berkembang menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat dan generasi muda mengenai produksi pangan, budidaya, lingkungan, serta pemanfaatan komoditas lokal secara berkelanjutan. (**) 

 

Follow WhatsApp Channel selarasjambi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Perkuat Stabilitas Dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Kebijakan Strategis
Serius Dalam Penegakan Hukum, OJK Jatuhkan Total Denda Rp2,52 Triliun Pelaku Pelanggaran di Pasar Modal
PHT Zona 1 dan Korem 042/Garuda Putih Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Operasi Migas
Otoritas Jasa Keuangan Berkomitmen Untuk Terus Melanjutkan Dan Memperkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia
ISEF 2026: ”Kebaikan untuk Semua” Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia
Tajak 5 Sumur saat Pemulihan Pascabencana, Pertamina EP Rantau Buktikan Ketangguhan Pejuang Energi
Kedai Kopi Jambi, Alternatif Tempat Nongkrong Semua Kalangan
OJK LUNCURKAN RP3I 2026-2030, PERKUAT RESILIENSI DAN PERAN PERBANKAN SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:52 WIB

OJK Perkuat Stabilitas Dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Kebijakan Strategis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Serius Dalam Penegakan Hukum, OJK Jatuhkan Total Denda Rp2,52 Triliun Pelaku Pelanggaran di Pasar Modal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:05 WIB

PHT Zona 1 dan Korem 042/Garuda Putih Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Operasi Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Otoritas Jasa Keuangan Berkomitmen Untuk Terus Melanjutkan Dan Memperkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:55 WIB

ISEF 2026: ”Kebaikan untuk Semua” Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia

Berita Terbaru