Otoritas Jasa Keuangan Berkomitmen Untuk Terus Melanjutkan Dan Memperkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia

- Penulis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati pengumuman yang dirilis oleh lembaga penyedia indeks global MSCI Inc. pada tanggal 15 Oktober 2026, di mana MSCI menyatakan akan memulai periode konsultasi atas proposal reklasifikasi status Indonesia.

Dalam pengumuman tersebut, MSCI kembali menyampaikan acknowledgement atas pelaksanaan inisiatif-inisiatif reformasi pasar modal Indonesia yang telah berjalan, termasuk publikasi kepemilikan saham di atas 1%, peningkatan granularitas klasifikasi investor, pengumuman High Shareholding Concentration (HSC), dan kebijakan baru mengenai kenaikan batas minimum free float.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa OJK menghormati view dari MSCI dan terus melakukan pembenahan dan tindak lanjut atas berbagai masukan yang diberikan. OJK juga mencermati dan memberikan perhatian serius terhadap penilaian MSCI mengenai area-area yang masih memerlukan penyempurnaan ke depan. OJK menghormati independensi lembaga-lembaga penyedia indeks global, termasuk MSCI, serta menghargai setiap masukan yang diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Kami meyakini pasar modal domestik tetap prospektif dan menarik. Hal ini didukung oleh fundamental perekonomian Indonesia yang terjaga, basis investor yang terus bertumbuh, valuasi saham yang kompetitif, dan kinerja fundamental emiten yang secara umum masih positif,” kata Friderica.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan bahwa masukan yang disampaikan MSCI dalam pengumuman ini juga sejalan dengan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia, termasuk dalam aspek penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan

“OJK berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum di sektor pasar modal dalam upaya menegakkan integritas pasar, dengan koordinasi dan sinergi yang efektif bersama seluruh pihak terkait,” kata Hasan.

Baca Juga:  Tajak 5 Sumur saat Pemulihan Pascabencana, Pertamina EP Rantau Buktikan Ketangguhan Pejuang Energi

Ke depan, OJK bersama SRO terus melanjutkan engagement yang konstruktif dengan lembaga-lembaga penyedia indeks maupun investor institusi global.

Engagement yang berkesinambungan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa otoritas Indonesia dapat mengkomunikasikan progress terkini reformasi pasar modal Indonesia, serta memperoleh masukan dan rekomendasi kebijakan untuk penyempurnaan yang berkelanjutan.(**) 

Follow WhatsApp Channel selarasjambi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Perkuat Stabilitas Dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Kebijakan Strategis
Serius Dalam Penegakan Hukum, OJK Jatuhkan Total Denda Rp2,52 Triliun Pelaku Pelanggaran di Pasar Modal
PHT Zona 1 dan Korem 042/Garuda Putih Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Operasi Migas
ISEF 2026: ”Kebaikan untuk Semua” Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia
Tajak 5 Sumur saat Pemulihan Pascabencana, Pertamina EP Rantau Buktikan Ketangguhan Pejuang Energi
Karantina Jambi Dorong Kampung Pangan Terpadu, Salurkan 30.000 Benih Nila hingga Kacang Koro
Kedai Kopi Jambi, Alternatif Tempat Nongkrong Semua Kalangan
OJK LUNCURKAN RP3I 2026-2030, PERKUAT RESILIENSI DAN PERAN PERBANKAN SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:52 WIB

OJK Perkuat Stabilitas Dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Kebijakan Strategis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Serius Dalam Penegakan Hukum, OJK Jatuhkan Total Denda Rp2,52 Triliun Pelaku Pelanggaran di Pasar Modal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:05 WIB

PHT Zona 1 dan Korem 042/Garuda Putih Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Operasi Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Otoritas Jasa Keuangan Berkomitmen Untuk Terus Melanjutkan Dan Memperkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:55 WIB

ISEF 2026: ”Kebaikan untuk Semua” Membangun Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia

Berita Terbaru