JAMBI — Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah non-permanen di Jalan Orang Kayo Pingai, Lorong Garuda 1, RT 28, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, pada Rabu (14/10/2026) malam.
Laporan darurat kebakaran tersebut pertama kali diterima oleh pusat layanan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi pada pukul 21.19 WIB. Berkat kesigapan petugas, tim pemadam berhasil tiba di lokasi kejadian pada pukul 21.27 WIB dengan catatan response time yang sangat cepat, yakni 8 menit dari Posyankar Jambi Timur.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, yang memimpin langsung operasi di lapangan menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan sebanyak 8 unit armada ke lokasi kejadian. Pengerahan armada dalam jumlah besar ini dilakukan mengingat kondisi pemukiman penduduk di sekitar lokasi yang sangat padat.
”Kita menerima laporan dari layanan operator Damkar bahwa ada kebakaran dua unit rumah non-permanen. Kita menurunkan kurang lebih 7 unit armada karena padat sekali penduduknya,” ujar Mustari saat diwawancarai di lokasi kejadian.
Tantangan Ekstrem di Lapangan
Dalam proses pemadaman yang memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit tersebut, petugas di lapangan dihadapkan pada berbagai kendala berat. Selain tiupan angin yang cukup kencang dan akses jalan masuk lokasi yang sangat sempit, petugas juga disulitkan oleh kerumunan warga.
Banyaknya warga yang menonton hingga melakukan siaran langsung (live) di media sosial seperti TikTok dan Facebook dalam jarak dekat membuat ruang gerak petugas menjadi terbatas. Petugas bahkan harus memberikan teguran kepada warga agar lebih peduli terhadap musibah yang dialami korban.
Kondisi jalur yang tidak bisa dilalui armada membuat petugas terpaksa membentangkan selang air dengan jarak yang cukup jauh.
”Kendalanya, akses ke sini sangat kecil sekali jalur yang kita hadapi, dan banyak masyarakat yang menonton sehingga menutupi akses. Kita harus membentangkan selang sebanyak 5 jalur atau sepanjang kurang lebih 150 meter untuk mencapai titik api,” tambah Mustari.

Satu Orang Alami Luka Bakar
Berdasarkan data sementara, kebakaran ini berdampak pada 2 kepala keluarga dengan total 5 jiwa. Dugaan sementara, api bersumber dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang berasal dari salah satu kamar rumah saat pemiliknya sedang berada di luar.
Seorang warga bernama Sujangi dilaporkan mengalami luka bakar ringan setelah sempat mencoba memadamkan kobaran api secara mandiri sebelum petugas datang.
”Ada satu orang korban, seorang bapak-bapak yang mencoba memadamkan api, namun kondisinya tidak terlalu parah,” ungkap Kadis Damkar.
Operasi pemadaman yang mengerahkan 45 personel gabungan ini akhirnya tuntas setelah menghabiskan sekitar 36.000 liter air. Penanganan di lokasi turut didukung oleh unsur PLN Jambi, PSC 119, Babinsa, Polsek Jambi Timur, Camat Jambi Timur, serta para relawan pemadam kebakaran. Usai api berhasil dipadamkan total, lokasi kejadian langsung diserahkan kepada pihak Polsek Jambi Timur untuk pemasangan police line dan penyelidikan lebih lanjut. (Dar)







