Karhutla Batang Hari Belum Padam, Gubernur Al Haris Perkuat Operasi Darat dan Udara

- Penulis

Kamis, 10 September 2026 - 21:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Batang Hari – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH memimpin rapat monitoring dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026).

Rapat ini turut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Bupati Batang Hari, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, perwakilan unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat terkait.

Salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut adalah kebakaran di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin (STS), Kabupaten Batang Hari.

Al Haris menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama dan langkah yang terukur.

Selain pemadaman di lapangan, pemerintah juga menyiapkan upaya modifikasi cuaca atau Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 10 September 2026 mendatang untuk membantu mengatasi kondisi cuaca yang masih menjadi tantangan dalam penanganan karhutla.

“Mudah-mudahan 10 September tim akan melakukan modifikasi cuaca. Semoga ketemu bibit hujannya. Kita harapkan di wilayah Batang Hari ada bibit hujan sehingga memudahkan tim melakukan OMC nantinya,” ujar Al Haris.

Al Haris mengakui, kondisi tanpa hujan membuat penanganan karhutla semakin berat. Selain faktor cuaca, jumlah personel yang dikerahkan juga terus bertambah untuk memperkuat operasi di lapangan.

“Kalau gak ada hujan kita berat, kita kekurangan tenaga. Petugas kita dari 5.900, sekarang sudah lebih 7.000 lebih,” ungkapnya.

Menurut Al Haris, seluruh unsur terkait harus terus memperkuat koordinasi dan bekerja sungguh-sungguh agar kebakaran dapat segera dikendalikan.

“Intinya kita disini bersama-sama dengan bekerja sungguh-sungguh,” tegas Al Haris.

Hingga saat ini, kebakaran telah menghanguskan ratusan hektare lahan dan sejumlah titik api masih terpantau menyala.

Kondisi tersebut membuat penanganan karhutla membutuhkan kerja cepat, terukur, serta koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan seluruh unsur terkait. (Diskominfo Provinsi Jambi/nst/*)

Baca Juga:  Semak Belukar dan Lahan Rotan di Penyengat Rendah Terbakar, 10 Armada Damkar Diterjunkan
Follow WhatsApp Channel selarasjambi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tradisi Pedang Pora dan Adat Melayu Jambi Sambut Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo di Mapolda
Semak Belukar dan Lahan Rotan di Penyengat Rendah Terbakar, 10 Armada Damkar Diterjunkan
Bayar Iuran Tapi Tetap Bau: Warga Batanghari Keluhkan Sampah Menumpuk di Fasilitas Publik
Bersinergi Jaga Keamanan, Lapas Narkotika Muara Sabak Gelar Razia Gabungan Bersama APH Tanjung Jabung Timur
Diduga Kebocoran Tabung Gas 50 Kg, Dapur Mall Jamtos Jambi Meledak: 6 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Danrem 042/Gapu Salurkan 25 Ribu Masker Bantuan Presiden, Lindungi Warga Jambi Dari Dampak Kabut Asap Karhutla
Bakti Kesehatan Presisi Polri, Polda Jambi Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Kasang Pudak
Danrem 042/Gapu Ikuti Rakor Nasional Penanganan Karhutla Secara Vicon

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Tradisi Pedang Pora dan Adat Melayu Jambi Sambut Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo di Mapolda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Semak Belukar dan Lahan Rotan di Penyengat Rendah Terbakar, 10 Armada Damkar Diterjunkan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Bayar Iuran Tapi Tetap Bau: Warga Batanghari Keluhkan Sampah Menumpuk di Fasilitas Publik

Kamis, 24 September 2026 - 17:50 WIB

Bersinergi Jaga Keamanan, Lapas Narkotika Muara Sabak Gelar Razia Gabungan Bersama APH Tanjung Jabung Timur

Rabu, 23 September 2026 - 11:13 WIB

Diduga Kebocoran Tabung Gas 50 Kg, Dapur Mall Jamtos Jambi Meledak: 6 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terbaru